Pergantian kurikulum 2006 atau sering di singkat dengan KTSP, menuju ke Kurikulum 2013. tak lepas dari upaya pemerintah untuk melakukan perbaikan mutu pendidikan.
Perubahan kurikulum ini diharapkan kelak membawa angin segar bagi dunia pendidikan terutama di era millenium ini. Menurut pemerintah, upaya ini dilakukan mengingat kurikulum 2006 terlalu mengedepankan salah satu aspek saja yaitu aspek kognitif, padahal kecerdasan individu itu sifatnya beragam. Sehingga, perlu adanya perbaikan terutama penilaian yang tidak lagi melulu tentang kognitif, namun juga memuat aspek psikomotorik, afektif dan spiritual.
Untuk mensukseskan program ini, pemerintah melalui Dirjen dikdas, dan dikmen yg membawahi dinas pendidikan kota/kabupaten mulai melaksanakan pelatihan K13 kepada seluruh guru di satuan pendidikan, dengan pelatih yg sebelumnya sudah mengikuti bimtek atau disebut guru inti. Guru inti akan melatih sekitar 30-40 guru pada satminkal yang berbeda. Sehingga diharapkan kelak pada tahun ajaran 2014-2015, seluruh sekolah di Indonesia siap melaksanakan K13.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar