Pembelajaran Menyenangkan ( Joyful learning )
Pembelajaran yang menyenangkan ( joyful
learning ) perlu dipahami secara luas, bukan hanya berarti selalu
diselingi lelucon, banyak bernyanyi atau tepuk tangan yang meriah. Pembelajaran
yang menyenangkan ( joyful learning ) adalah pembelajaran yang dapat dinikmati
siswa. Siswa merasa nyaman, aman dan asyik. Perasaan yang mengasyikan
mengandung unsur inner motivation, yaitu dorongan keingintahuan yang disertai
upaya mencari tahu sesuatu.
Selain itu Pembelajaran yang
menyenangkan ( joyful learning ) perlu memberikan tantangan kepada siswa untuk
berfikir, mencoba, dan belajar lebih lanjut, penuh dengan percaya diri dan
mandiri untuk mengembangkan potensi diri secara oftimal. Dengan demikian,
diharapkan kelak menjadi manusia yang berkarakter penuh percaya diri, menjadi
dirinya sendiri, dan mempunyai kemampuan yang kompetitif ( berdaya saing ).
Adapun ciri-ciri pokok
Pembelajaran yang menyenangkan ( joyful learning ) ialah :
- Adanya lingkungan yang rileks, menyenangkan, tidak membuat tegang ( stress ), aman, menarik, dan tidak membuat siswa ragu melakukan sesuatu meskipun keliru untuk mencapai keberhasilan tinggi;
- Terjaminnya ketersediaan materi pelajaran dan metode yang relevan;
- Terlibatnya semua indera dan aktivitas otak kiri dan kanan;
- Adanya situasi belajar yang menantang ( challenging ) bagi peserta didik untuk berfikir jauh ke depan dan mengeks plorasi materi yang sedang dipelajari ;
- Adanya situasi belajar emosional yang positif ketika para siswa belajar bersama, dan ketika ada humor, dorongan semangat, waktu istirahat, dan dukungan yang enthusiast.
Alhasil, dalam pembelajaran yang
menyenangkan guru tidak membuat siswa :
- Takut salah dan dihukum;
- Takut ditertawakan teman-teman;
- Takut dianggap sepele oleh guru atau teman;
Di sisi lain, pembelajaran yang
menyenangkan dapat membuat siswa :
- Berani bertanya;
- Berani mencoba/membuat;
- Berani mengemukakan pendapat/gagasan ;
- Berani mempertanyakan gagasan orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar